Arsip untukTips n' More

Agar Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

  

Senin, 1 September 2008 | 07:32 WIB


JAKARTA, SENIN – Umat muslim di dunia, termasuk Indonesia, memasuki bulan penuh berkah yakni bulan Ramadan. Persiapan-persiapan untuk menjalankan ibadah puasa pun dilakukan. Mulai dari mempersiapkan perlengkapan ibadah, makanan manis seperti korma untuk berbuka, hingga kesiapan kesehatan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit.


Salah satu bagian tubuh yang sering kali bermasalah saat berpuasa adalah mulut. Sering kali bau mulut seseorang di bulan Puasa menjadi masalah serius dalam hubungan komunikasi dengan orang lain.”Wajar saja hal itu terjadi karena memang ada yang menyikat gigi setelah tidur usai sahur, ada juga yang tidak. Bau mulut memang tidak bisa terhindarkan,” ujar dokter gigi Hariani Agustiarini.

Sebagian orang biasanya menyempatkan diri untuk tidur beberapa saat sehabis sahur dan salat Subuh, sebelum berangkat kerja. Namun, hal ini kerap menimbulkan masalah ketika bangun. Banyak orang yang ragu-ragu untuk menyikat gigi mengingat masih dalam kondisi berpuasa. Mereka beranggapan bahwa menyikat gigi itu makruh.

”Kalau menurut saya, tetap saya sarankan untuk menyikat gigi bila tidur lagi setelah sahur. Karena seberapa lama pun kita tidur, proses pembusukan dalam gigi tetap berlangsung dan itu menimbulkan bau mulut,” kata Hariani.

Bakteri di dalam gigi sebenarnya terus melakukan proses pembusukan, terutama setelah makan dan kondisi tubuh tidak aktif atau tidur. Menyikat gigi sebelum tidur tidak menjamin sisa-sisa makanan yang ada di dalam gigi terbuang semuanya. Makanan yang tersisa inilah yang menjadi sumber makanan dari bakteri dalam gigi sehingga berpotensi menimbulkan bau.

Tetapi, tingkat bau mulut seseorang tergantung dari kualitas mereka membersihkan gigi. Juga kondisi kesehatan seseorang. Orang yang menderita diabetes, misalnya, mulutnya akan tetap bau. Begitu juga yang menderita maag, bau mulut cepat keluar karena sensasi asam lambung yang cepat.

Untuk menjaga agar mulut tetap segar saat puasa dan tidak menimbulkan bau yang berlebih, makanan yang dikonsumsi saat sahur sebaiknya makanan yang tidak berpotensi tinggi menimbulkan bau, seperti pete atau goreng-gorengan. Makanan yang disarankan untuk sahur yaitu makanan tinggi serat seperti sayur dan buah.

Bau mulut saat puasa terjadi karena kekeringan pada mulut akibat kurangnya cairan (saliva atau air ludah). Karena saliva berkurang, bakteri dalam mulut pun jadi lebih banyak sehingga muncul bau mulut. Bagaimana mencegahnya? Berikut tips mengatasi bau mulut selama puasa:

1. Hindari makanan yang berpotensi menimbulkan bau seperti bawang merah, bawang putih, petai, jengkol, durian, ikan, daging, juga berbagai produk susu.
2. Kurangi jumlah rokok yang diisap
3. Gosok gigi setelah sahur, berbuka puasa dan mau tidur. Gosok dengan cara yang benar agar gigi dan rongga mulut bersih dan tidak tersisa makanan
4. Untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi, gunakan benang gigi
5. Perbanyak konsumsi buah dan sayur
6. Kurangi konsumsi minuman berkafein
7. Bila menggunakan obat kumur, jangan berlebih karena akan menghilangkan kondisi flora normal yang dibutuhkan gigi. (wik)

 

 

Tips Agar Maling HP Jera

 

Akhir-akhir ini sering terjadi pencurian Handphone/HP baik ditempat-tempat umum maupun dilampu merah perempatan jalan (dengan memaksa!), di halte, bis, didalam kendaraan umum dan lain-lain.

Setiap HP memiliki 15 digit serial nomor yang unik (IMEI), artinya tidak mungkin sama dengan HP lainnya meskipun dalam 1 brand yang sama.

Untuk mencatat nomor ini, pencet di HP Anda:

  • Pertama tekan *#06#, lalu tekan: tanda panah (arrow)/ok.

  • Selanjutnya pada layar akan tampil 15 digit kode. Catat nomor ini dan simpan ditempat yang aman. Jangan simpan didompet, lebih baik ditinggalkan dirumah atau ditempat yang kira-kira menurut Anda aman.

Apabila HP Anda dicuri, hubungi operator kartu SIM Anda dan beritahukan kode ini. Mereka akan melakukan blocking sehingga HP tersebut tidak dapat digunakan sama sekali meskipun kartu SIM-nya telah ditukar, karena yang diblock adalah HP nya dan bukan nomor panggilannya maka kemungkinan besar HP Anda tidak akan kembali lagi. Namun paling tidak orang jahat juga sama sekali tidak bisa menggunakannya (biar ga keenakan). Namun paling tidak kalau semua/sebagian besar HP-HP yang dicuri tidak bisa berfungsi, maka dipasar gelap harganya akan jatuh dan diharapkan pencurian HP akan berkurang jumlahnya.