Persahabatan itu seperti kepompong
yang merubah ulat menjadi kupu-kupu.
Persahabatan itu seperti tangan dan mata
saat tangan terluka, mata menangis.
Dan saat mata menangis, tangan menghapusnya.
Itulah persahabatan.
Dimana kejujuran menjadi pondasinya
dan kepercayaan menjadi tiangnya.
Jika semua itu sudah hilang
maka takkan lagi ada arti persahabatan.
persahabatan yang tanpa makna dan hanya sebuah simbol belaka.
Yang ada hanya perasaan terluka.
Juga seperti persahabatan yang telah putus.
Berharap akan kembali lagi, sama seperti menyambung tali pelangi.
Tak akan bisa menyambung kembali karena warnanya telah pudar setelah hujan reda.
Dan hanya akan ada jika hujan kembali turun ke bumi.
Namun meski ada, Ia takkan lagi sama.
Karena masih ada bekas sayatan luka yang menganga disana.




