Telah Kulepaskan Kamu
Telah Kulepaskan Kamu, dihari itu.
Telah Kulepaskan Kamu, saat kejujuran mulai terkikis.
Telah Kulepaskan Kamu, saat luka itu mulai ada..terus ada..dan semakin ada.
Telah Kulepaskan Kamu saat hatiku lelah dengan segala yang ada.
Kepahitan, kekecewaan dan luka takkan menghapus segala kebaikan dan keindahan yang pernah ada.
Tapi luka itu telah tercipta.
Ingin Aku lupakan sangat,
namun luka itu masih menganga,
masih sangat terasa dan hati ini telah terkoyak sebegitu rupa.
Sungguh ingin Kulupakan sangat,
Tapi keindahan yang pernah ada telah hilang.
Seperti menyambung tali pelangi yang telah putus setelah hujan reda.
Ia akan ada saat hujan kembali datang.
Meski Ia ada namun Ia takkan kembali sama,
karena masih ada bekas sayatan luka yang menganga disana.
Telah Kulepaskan Kamu.
Itu satu-satunya jalan yang tidak ingin Aku lakukan tapi harus Aku putuskan.
Agar segala luka dan segala kelelahan yang ada takkan lagi menghantui dan menyiksa.
Agar segala kekecewaan dan rasa sakit bisa memudar dan menghilang.
Hingga yang ada tinggal kenangan indah dan kebaikan yang dulu pernah ada.


siluetv3.wordpress.com
fitri dibahas juga di dalam Mei 29, 2009 pada 1:18 pm |
lg patah hati?
sejenaksaja dibahas juga di dalam Maret 2, 2010 pada 8:50 am |
hmmm apa ya? ga juga kok mba, itu dapat ilham dari teman yang curhat yang kemudian dirangkai menjadi kumpulan kata…
yani dibahas juga di dalam Maret 3, 2010 pada 2:12 am |
Tidak ada manusia yang sempurna. Dan tidak ada penyembuh luka sebaik kata maaf.
ribby dibahas juga di dalam Maret 2, 2010 pada 9:23 am |
saya hingga hari ini masih belajar untuk menjadi manusia yang pemaaf. meski terkadang ego dan amarah masih sering menang dalam pertempuran batin. terima-kasih atas remindernya ^_^
yani dibahas juga di dalam Maret 3, 2010 pada 2:18 am |