Seperti menyambung tali pelangi
Persahabatan itu seperti kepompong
yang merubah ulat menjadi kupu-kupu.
Persahabatan itu seperti tangan dan mata
saat tangan terluka, mata menangis.
Dan saat mata menangis, tangan menghapusnya.
Itulah persahabatan.
Dimana kejujuran menjadi pondasinya
dan kepercayaan menjadi tiangnya.
Jika semua itu sudah hilang
maka takkan lagi ada arti persahabatan.
persahabatan yang tanpa makna dan hanya sebuah simbol belaka.
Yang ada hanya perasaan terluka.
Juga seperti persahabatan yang telah putus.
Berharap akan kembali lagi, sama seperti menyambung tali pelangi.
Tak akan bisa menyambung kembali karena warnanya telah pudar setelah hujan reda.
Dan hanya akan ada jika hujan kembali turun ke bumi.
Namun meski ada, Ia takkan lagi sama.
Karena masih ada bekas sayatan luka yang menganga disana.


ehem…
permisi..
maaf salah kurang setuju dengan paragraf terakhir anda..
d situh menyimpulan persahabat yang sudah putus tidak akan kembali menyambung.,,
menurut saya ituh tidak,, salah,, or flase..
karena shabat adalah orang yang bisa saling mngerti dan memaklumi. apabila ada kesalahan sebesar apa pun yang di lakukan oleh sahabat itu,, kita harus bisa memaklumi.anggap saja dia khilaf..memang msih ada bekas luka walau tergores sdikit. namun pasti akan hilang,,
ya tergantung cara kitauntuk menhilangkan luka tersebut..
contoh:
bila kita terjatuh pasti ada goresan kecil di kaki kita,, tetapi goresan itu sudah tidak terasa sakit, lama-lama pasti goresan tu hilang,,
ap bila tidak hilang psti kita berusaha mengobati,a atau mentup lukanya agar hilang dan tidak terlihat di kaki kita,,
tu nmanya USAHA UNTUK MEMPERTAHAN KAN PERSAHABATAN.
Raka dibahas juga di dalam April 16, 2011 pada 4:45 pm |