Hati-hati, telur palsu sudah masuk JABOTABEK

Ditulis oleh: Hary Mulia Rachman/ID/FAS/PwC on 18/04/2008  10:12AM

 

 

Pengalaman pribadi nih, kejadiannya baru tadi malam, Kamis 17 April  2008

Semalem gw naek kereta jabodetabek, dikereta ekonomi, ada yang jual  telor rebus masih hanget….harganya itu lho yang ga nyangka.. Murrah  banget  satu butir telur rebus ditengah inflasi kayak begini cuma 500 perak  aja…., padahal telur mentah aja di pasar, udah sekitar 1000 perak  sontak gw inget, artikel setahun lalu, bahwa di China, sudah pernah  heboh  soal industri rumah tangga bikin telur palsu…

Penasaran, gw beli 2000 perak, gw dapet 4 butir, bapak2 sebelah gw  beli  5000  perak, dapet 10 butir telur rebus , katanya buat anak2nya  di  rumah, Mas-mas disebelahnya beli juga sekitar 3 ribu, dia langsung kupas  dan  makan

satu buah, katanya enak kok, rasanya ga busuk…dia tadi khawatir  itu  telur  busuk ( hmm dasar orang lapar semua juga dibilang enak)

Walaupun gw masih agak ragu, tapi gw cicip juga sedikit, untuk  sekedar   membuktikan bahwa itu bener2 telur palsu, ternyata rasa dan  aromanya  mirip sekali, walaupun buat orang yang ‘Ahli Telur’ seperti gw, jelas  sekali  terasa berbeda.. putih telurnya itu lebih keras seperti Jelly Nata  Decoco,  kuning telurnya tidak bulat, cuma sekilas mirip seperti adonan kue,  walaupun aromanya mirip telur….dan semua telur yang gw kupas,  posisi  kuning telurnya itu sama semua, dan tidak ada yang bulat, alias  seperti  cetakan.

Menurut artikel dibawah ini, telur palsu di China dibuat dari unsure  tawas,  yang sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam waktu yang lama. Barangkali teman2 ada yang punya akses ke YLKI mungkin bisa  dilaporkan  segera,  apakah ini bener-bener telur Asli ataukah Telur Palsu,  mengingat yang  mengkonsumsi telur murah ini adalah para pekerja  kelas  bawah  atau masyarakat awam yang tidak tahu apa dampaknya dalam jangka  panjang…

Wallahua’alam

Hary

 

——————————————————————————————————————-

Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea

Anda sulit membedakan keasliannya!

Seorang pekerja tidur di atas krat-krat telur di sebuah pasar  grosiran di  Beijing , China . Beberapa media utama di Korea telah memberitakan proses  pembuatan telur-telur tiruan di China , yang mana telah menggemparkan dan  menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk Korea.

Baru-baru ini, produk-produk tiruan China telah  menjadi sorotan di Korea . Beberapa media arus utama Korea telah Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea, yang mana telah menggemparkan dan  menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk Korea.

Pada 1-2 September lalu, Munhwa Broadcasting Corporation (MBC)  menayangkan sebuah  dokumenter berjudul, “Hidup tanpa produk-produk buatan China”.  Acara  tersebut  menelusuri kehidupan tiga keluarga di Korea Selatan , AS , dan Jepang  yang  menolak menggunakan produk-produk buatan China. Tayangan ini juga  berbicara  mengenai telur-telur buatan yang merajalela di China, acara ini telah  menarik  perhatian publik Korea .

Menyusul acara tersebut, koran nomor satu Korea, Chosun Ilbo,  telah  menerbitkan sebuah artikel berjudul “MBC Special mengekspos telur-telur tiruan  buatan  China,” melaporkan secara rinci bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat.

Dong-A  Ilbo,  koran Korea lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah menerbitkan sebuah  laporan  berjudul “Telur-telur buatan dari China dibuat dari bahan-bahan kimia  telah  muncul di pasaran”.

Se-persepuluh harga menurut laporan dari Chosun Ilbo, karena peningkatan tajam  harga-harga  makanan di   China, telur-telur buatan, yang dibuat hanya dari bahan kimia  tanpa  bahan  alami,  telah muncul di Kota Zhengzhou, Provinsi Henan.  Mr. Wang, yang   menjalankan sebuah perusahaan yang membuat bahan  tambahan  makanan, menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. “‘Putih  telur’  dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam air. Larutan tersebut akan  terlihat  seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih  telur  yang sebenarnya.

‘Kuning telur’ dibuat dengan menyekop suatu carian dengan pigmen  kuning  dan  memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan kalsium  klorida. Akhirnya,  ‘putih telur’ dan ‘kuning telur’ dibungkus ke dalam ‘kulit telur’  yang  dibuat  dari kalsium karbonat. “Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada  ‘kuning  telur’ tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak hamper  identik  dengan telur yang sebenarnya.  Wang mengatakan hanya menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk  membuat lebih  dari 2 butir telur, kurang dari sepersepuluh harga telur yang  sebenarnya  di  pasaran (0,8 dolar AS). Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan  tambahan  makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi yang  berlebihan atas  bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan menyebabkan  gejala-gejala seperti  kehilangan ingatan dan keterlambatan mental, dll.

Korea Dikecewakan :

Dokumenter khusus dan laporan berita tersebut telah menuai  perhatian  dan kegemparan di tengah penduduk Korea . Banyak orang Korea  menyatakan bahwa  meskipun produk-produk buatan China seperti pakaian, elektronik, dan  lain-lainnya  terbilang murah dan telah membawa kenyamanan bagi hidup mereka,  kualitas  dan  keamanannya sungguh mengkhawatirkan.

Belum lama ini, berbagai mainan buatan China telah ditarik dari  rak-rak supermarket karena cat pada mainan tersebut mengandung sejumlah  logam berat yang  sangat tinggi dan dapat mengancam keselamatan anak-anak.

Kursus Membuat Telur Buatan Diiklankan Secara Online di China Fakta telur buatan bukanlah hal baru di China . Kursus-kursus  latihan  untuk “membuat telur buatan” tersebar luas di Beijing, Provinsi Henan ,  Shandong ,  Hebei dan Guangdong. Seorang wartawan Epoch Times telah melakukan  pencarian di Internet dan menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas  dilakukan  dari satu sampai dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800 yuan  (40-100  dolar   AS).

Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan teknik  pembuatan telur  buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus tersebut. Pusat  latihan tersebut menjamin bahwa “Anda sulit dapat membedakan bentuk dan  rasa  antara

produk kami dengan telur yang sebenarnya.”

Baca liputan tentang Kursus Membuat Telur ini di sini:  http://www.erabaru.or.id/k_23_ art_76.html

Apa Makanan Asli di China?

Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing , menyatakan  bahwa “Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur  buatan. Kami  telah  melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi di  dalam  negeri. Kami  juga menyediakan teknologi untuk membuat “anggur buatan,” daging  ayam  dan  daging  sapi buatan,” dan “membuat permen beraroma hawthorn (sejenis buah Berry  berwarna  merah) tanpa menggunakan buah hawthorn.” Menyusul membanjirnya laporan tentang kualitas produk-produk  buatan  China baru-baru ini, beberapa warga Korea berseru, “Lalu apa yang dapat  kalian  makan di dan  penipuan,  karenanya membuat kepanikan di tengah konsumen.” Oleh Cui Yingshu, The Epoch Times, 11 Sep 2007 http://en.epochtime  s.com/news/7-9-11/59598. html

Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou

Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam  bubuk dan  tawas, dicampurkan – EAST WEEK ‘Kuning telur’ dibentuk pada  cetakan. ‘Air  ajaib’  mengandung kalsium khlorida juga digunakan – EAST WEEK Selaput Keras  dibentuk  dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan pada telur lalu didiamkan  untuk  kering – EAST WEEK(Erabaru.or. id) – Penggerebekan baru-baru ini di sebuah pusat  grosir  kota  Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, ditemukan sejumlah besar  telur  palsu. Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar Singapura)  per  butir  setengah harga dari telur asli. Konsumen sangat sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini  adalah  berita bagus bagi para pengusaha nakal yang bahkan mengeluarkan tidak  kurang  150 dolar  Singapura untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur  buatan. Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti  salah  satu kursus tersebut.

Untuk menciptakan telur putih, instruktor – seorang wanita berusia  20  tahunan menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang tidak  diketahui jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas yang  biasa digunakan  untuk pengolah industri.

Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk  dicampur  ke  dalam   air  dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan  plastic  yang berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang disebut ‘air ajaib,’  yang   mengandung  kalsium khlorida. Ini akan membuat selaput tipis di luar ‘kuning telur,’ yang akan  mengikatnya    dengan kuat. Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah cetakan. Tidak lupa  kulit  telur juga dibuat. Parafin dan sejenis cairan putih yang tidak ketahui  jenisnya  dituang ke dalam telur palsu itu, lalu didiamkan untuk kering. Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus. Meskipun  muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang mencicipi

Mengatakan  bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan telur asli. Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi telur  palsu  ini. Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun, Seorang  profesor Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas dalam waktu lama dapat mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang  serius yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku  normal).

& Komentar »

  1. binchoutan Berkata:

    wah gawat kalau telur palsu ini sudah masuk indonesia (atau memang sudah sejak lama?)
    saya jadi penasaran dengan telur palsu made in china ini… bagaimana yaa mereka bisa sampai membuat kuning & putih telur hingga bagaimana juga dengan tekstur kulit telurnya.

    ———————————————————————-
    Beberapa waktu yang lalu kebetulan saya naik kereta jurusan bogor – jakarta dan ternyata ada tukang jualan yang menjual telur matang murah sekali hanya Rp 700/butir, padahal telur mentahnya saja diwarung dijual lebih dari Rp 1000/butir. Karena penasaran dan teringat dengan artikel telur ini saya lalu membeli 1 buah untuk percobaan.
    Ternyata telur tsb memang palsu, karena bentuknya yang seperti cetakan dan rasanya yang aneh…memang bagaimanapun ga ada yang bisa nyontek ciptaan Tuhan sampai sama persis sepertinya aslinya ^_^

    ~ yani ~

  2. sandra Berkata:

    telur palsu ya……!!!!
    membahayakan sekali buat kesehatan
    lagian gak ada gunanya bikin2 telur palsu segala

  3. produs Berkata:

    thanks info nya, makin gila aja cara orang cari uang


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini}

Tinggalkan sebuah Komentar