Arsip untukJuli, 2008

Hati-hati, telur palsu sudah masuk JABOTABEK

Ditulis oleh: Hary Mulia Rachman/ID/FAS/PwC on 18/04/2008  10:12AM

 

 

Pengalaman pribadi nih, kejadiannya baru tadi malam, Kamis 17 April  2008

Semalem gw naek kereta jabodetabek, dikereta ekonomi, ada yang jual  telor rebus masih hanget….harganya itu lho yang ga nyangka.. Murrah  banget  satu butir telur rebus ditengah inflasi kayak begini cuma 500 perak  aja…., padahal telur mentah aja di pasar, udah sekitar 1000 perak  sontak gw inget, artikel setahun lalu, bahwa di China, sudah pernah  heboh  soal industri rumah tangga bikin telur palsu…

Penasaran, gw beli 2000 perak, gw dapet 4 butir, bapak2 sebelah gw  beli  5000  perak, dapet 10 butir telur rebus , katanya buat anak2nya  di  rumah, Mas-mas disebelahnya beli juga sekitar 3 ribu, dia langsung kupas  dan  makan

satu buah, katanya enak kok, rasanya ga busuk…dia tadi khawatir  itu  telur  busuk ( hmm dasar orang lapar semua juga dibilang enak)

Walaupun gw masih agak ragu, tapi gw cicip juga sedikit, untuk  sekedar   membuktikan bahwa itu bener2 telur palsu, ternyata rasa dan  aromanya  mirip sekali, walaupun buat orang yang ‘Ahli Telur’ seperti gw, jelas  sekali  terasa berbeda.. putih telurnya itu lebih keras seperti Jelly Nata  Decoco,  kuning telurnya tidak bulat, cuma sekilas mirip seperti adonan kue,  walaupun aromanya mirip telur….dan semua telur yang gw kupas,  posisi  kuning telurnya itu sama semua, dan tidak ada yang bulat, alias  seperti  cetakan.

Menurut artikel dibawah ini, telur palsu di China dibuat dari unsure  tawas,  yang sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam waktu yang lama. Barangkali teman2 ada yang punya akses ke YLKI mungkin bisa  dilaporkan  segera,  apakah ini bener-bener telur Asli ataukah Telur Palsu,  mengingat yang  mengkonsumsi telur murah ini adalah para pekerja  kelas  bawah  atau masyarakat awam yang tidak tahu apa dampaknya dalam jangka  panjang…

Wallahua’alam

Hary

 

——————————————————————————————————————-

Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea

Anda sulit membedakan keasliannya!

Seorang pekerja tidur di atas krat-krat telur di sebuah pasar  grosiran di  Beijing , China . Beberapa media utama di Korea telah memberitakan proses  pembuatan telur-telur tiruan di China , yang mana telah menggemparkan dan  menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk Korea.

Baru-baru ini, produk-produk tiruan China telah  menjadi sorotan di Korea . Beberapa media arus utama Korea telah Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea, yang mana telah menggemparkan dan  menyebabkan kekhawatiran besar di antara penduduk Korea.

Pada 1-2 September lalu, Munhwa Broadcasting Corporation (MBC)  menayangkan sebuah  dokumenter berjudul, “Hidup tanpa produk-produk buatan China”.  Acara  tersebut  menelusuri kehidupan tiga keluarga di Korea Selatan , AS , dan Jepang  yang  menolak menggunakan produk-produk buatan China. Tayangan ini juga  berbicara  mengenai telur-telur buatan yang merajalela di China, acara ini telah  menarik  perhatian publik Korea .

Menyusul acara tersebut, koran nomor satu Korea, Chosun Ilbo,  telah  menerbitkan sebuah artikel berjudul “MBC Special mengekspos telur-telur tiruan  buatan  China,” melaporkan secara rinci bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat.

Dong-A  Ilbo,  koran Korea lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah menerbitkan sebuah  laporan  berjudul “Telur-telur buatan dari China dibuat dari bahan-bahan kimia  telah  muncul di pasaran”.

Se-persepuluh harga menurut laporan dari Chosun Ilbo, karena peningkatan tajam  harga-harga  makanan di   China, telur-telur buatan, yang dibuat hanya dari bahan kimia  tanpa  bahan  alami,  telah muncul di Kota Zhengzhou, Provinsi Henan.  Mr. Wang, yang   menjalankan sebuah perusahaan yang membuat bahan  tambahan  makanan, menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat. “‘Putih  telur’  dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam air. Larutan tersebut akan  terlihat  seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih  telur  yang sebenarnya.

‘Kuning telur’ dibuat dengan menyekop suatu carian dengan pigmen  kuning  dan  memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan kalsium  klorida. Akhirnya,  ‘putih telur’ dan ‘kuning telur’ dibungkus ke dalam ‘kulit telur’  yang  dibuat  dari kalsium karbonat. “Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada  ‘kuning  telur’ tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak hamper  identik  dengan telur yang sebenarnya.  Wang mengatakan hanya menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk  membuat lebih  dari 2 butir telur, kurang dari sepersepuluh harga telur yang  sebenarnya  di  pasaran (0,8 dolar AS). Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan  tambahan  makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi yang  berlebihan atas  bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan menyebabkan  gejala-gejala seperti  kehilangan ingatan dan keterlambatan mental, dll.

Korea Dikecewakan :

Dokumenter khusus dan laporan berita tersebut telah menuai  perhatian  dan kegemparan di tengah penduduk Korea . Banyak orang Korea  menyatakan bahwa  meskipun produk-produk buatan China seperti pakaian, elektronik, dan  lain-lainnya  terbilang murah dan telah membawa kenyamanan bagi hidup mereka,  kualitas  dan  keamanannya sungguh mengkhawatirkan.

Belum lama ini, berbagai mainan buatan China telah ditarik dari  rak-rak supermarket karena cat pada mainan tersebut mengandung sejumlah  logam berat yang  sangat tinggi dan dapat mengancam keselamatan anak-anak.

Kursus Membuat Telur Buatan Diiklankan Secara Online di China Fakta telur buatan bukanlah hal baru di China . Kursus-kursus  latihan  untuk “membuat telur buatan” tersebar luas di Beijing, Provinsi Henan ,  Shandong ,  Hebei dan Guangdong. Seorang wartawan Epoch Times telah melakukan  pencarian di Internet dan menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas  dilakukan  dari satu sampai dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800 yuan  (40-100  dolar   AS).

Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan teknik  pembuatan telur  buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus tersebut. Pusat  latihan tersebut menjamin bahwa “Anda sulit dapat membedakan bentuk dan  rasa  antara

produk kami dengan telur yang sebenarnya.”

Baca liputan tentang Kursus Membuat Telur ini di sini:  http://www.erabaru.or.id/k_23_ art_76.html

Apa Makanan Asli di China?

Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing , menyatakan  bahwa “Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur  buatan. Kami  telah  melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi di  dalam  negeri. Kami  juga menyediakan teknologi untuk membuat “anggur buatan,” daging  ayam  dan  daging  sapi buatan,” dan “membuat permen beraroma hawthorn (sejenis buah Berry  berwarna  merah) tanpa menggunakan buah hawthorn.” Menyusul membanjirnya laporan tentang kualitas produk-produk  buatan  China baru-baru ini, beberapa warga Korea berseru, “Lalu apa yang dapat  kalian  makan di dan  penipuan,  karenanya membuat kepanikan di tengah konsumen.” Oleh Cui Yingshu, The Epoch Times, 11 Sep 2007 http://en.epochtime  s.com/news/7-9-11/59598. html

Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou

Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam  bubuk dan  tawas, dicampurkan – EAST WEEK ‘Kuning telur’ dibentuk pada  cetakan. ‘Air  ajaib’  mengandung kalsium khlorida juga digunakan – EAST WEEK Selaput Keras  dibentuk  dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan pada telur lalu didiamkan  untuk  kering – EAST WEEK(Erabaru.or. id) – Penggerebekan baru-baru ini di sebuah pusat  grosir  kota  Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, ditemukan sejumlah besar  telur  palsu. Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar Singapura)  per  butir  setengah harga dari telur asli. Konsumen sangat sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini  adalah  berita bagus bagi para pengusaha nakal yang bahkan mengeluarkan tidak  kurang  150 dolar  Singapura untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur  buatan. Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti  salah  satu kursus tersebut.

Untuk menciptakan telur putih, instruktor – seorang wanita berusia  20  tahunan menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang tidak  diketahui jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas yang  biasa digunakan  untuk pengolah industri.

Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk  dicampur  ke  dalam   air  dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan  plastic  yang berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang disebut ‘air ajaib,’  yang   mengandung  kalsium khlorida. Ini akan membuat selaput tipis di luar ‘kuning telur,’ yang akan  mengikatnya    dengan kuat. Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah cetakan. Tidak lupa  kulit  telur juga dibuat. Parafin dan sejenis cairan putih yang tidak ketahui  jenisnya  dituang ke dalam telur palsu itu, lalu didiamkan untuk kering. Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus. Meskipun  muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang mencicipi

Mengatakan  bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan telur asli. Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi telur  palsu  ini. Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun, Seorang  profesor Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas dalam waktu lama dapat mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang  serius yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku  normal).

Tips Agar Maling HP Jera

 

Akhir-akhir ini sering terjadi pencurian Handphone/HP baik ditempat-tempat umum maupun dilampu merah perempatan jalan (dengan memaksa!), di halte, bis, didalam kendaraan umum dan lain-lain.

Setiap HP memiliki 15 digit serial nomor yang unik (IMEI), artinya tidak mungkin sama dengan HP lainnya meskipun dalam 1 brand yang sama.

Untuk mencatat nomor ini, pencet di HP Anda:

  • Pertama tekan *#06#, lalu tekan: tanda panah (arrow)/ok.

  • Selanjutnya pada layar akan tampil 15 digit kode. Catat nomor ini dan simpan ditempat yang aman. Jangan simpan didompet, lebih baik ditinggalkan dirumah atau ditempat yang kira-kira menurut Anda aman.

Apabila HP Anda dicuri, hubungi operator kartu SIM Anda dan beritahukan kode ini. Mereka akan melakukan blocking sehingga HP tersebut tidak dapat digunakan sama sekali meskipun kartu SIM-nya telah ditukar, karena yang diblock adalah HP nya dan bukan nomor panggilannya maka kemungkinan besar HP Anda tidak akan kembali lagi. Namun paling tidak orang jahat juga sama sekali tidak bisa menggunakannya (biar ga keenakan). Namun paling tidak kalau semua/sebagian besar HP-HP yang dicuri tidak bisa berfungsi, maka dipasar gelap harganya akan jatuh dan diharapkan pencurian HP akan berkurang jumlahnya.

Penerapan SAP di Pemerintahan Daerah

 Kegalauan Pemerintah Daerah

Dalam Menerapkan Akuntansi Pemerintahan

Sejarah Akuntansi Pemerintahan

Sejak era reformasi dimulai di tahun 1998, maka pemerintah pun mengalami perubahan besar-besaran diberbagai bidang termasuk dibidang pengelolaan keuangan. Reformasi dibidang pengelolaan keuangan dan pelaporan keuangan tersebut bertujuan untuk mewujudkan transaparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara yaitu penyampaian laporan pertanggung-jawaban keuangan pemerintah yang memenuhi prinsip tepat waktu dan disusun dengan mengikuti standar akuntansi pemerintahan yang telah di terima oleh umum.

Berdasarkan hal tersebut, maka di susunlah Standar Akuntansi Pemerintahan sebagaimana diatur dalam UU No. 17 tahun 2003 tentang keuangan Negara yang mensyaratkan bentuk dan isi laporan pertanggung-jawaban pelaksanaan APBN/APBD di susun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan yang di tetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Untuk penyusunan Standar Akuntansi Pemerintah maka disusunlah Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP) yang dibentuk pertama kali berdasarkan Keppres 84/2004 dan telah diubah dengan Keppres 2/2005. KSAP tersebut beranggotakan kalangan professional yang berasal dari lingkungan pemerintah, praktisi akuntasi, asosiasi profesi akuntan dan akademisi yang kompeten di bidang akuntansi sektor publik.

Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP) bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan keandalan pengelolaan keuangan pemerintah yaitu melalui penyusunan dan pengembangan standar akuntansi pemerintah termasuk mendukung pelaksanaan penerapan standar tersebut.

Dalam mencapai tujuan yang dimaksud, KSAP mengacu kepada praktik-praktik terbaik international, diantaranya dengan mengadaptasi dan mengadopsi dari International Public Sector Standards (IPSAS) yang di terbitkan oleh International Federation Of Accountant (IFAC), serta menggunakan materi/referensi dari International Accounting Standard Committee, International Monetery Fund, Ikatan Akuntan Indonesia, Financial Accounting Standard Board – USA, Governmental Accounting Standard Board – USA.

Strategi adaptasi disini memiliki pengertian bahwa secara prinsip pengembangan SAP berorientasi pada IPSAS namun di sesuaikan dengan kondisi di Indonesia antara lain dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku, praktik-praktik keuangan yang ada dan kesiapan para pengguna SAP.

Strategi pengembangan SAP dilakukan melalui proses transisi dari basis kas menuju akrual yang disebut Cash Toward Accrual.

Entitas pelaporan diperkenankan untuk menyelenggarakan akuntasi dan penyajian laporan keuangan dengan menggunakan sepenuhnya basis akrual baik dalam pengakuan pendapatan, belanja, transfer, pembiayaan maupun dalam pengakuan asset, kewajiban dan ekuitas dana. Entitas pelaporan keuangan yang menyelenggarakan akuntansi dan menyajikan laporan keuangan dengan menggunakan basis akrual tetap meyajikan laporan arus kas dengan menggunakan basis kas.

Penerapan SAP di Pemerintahan Daerah

Dengan adanya otonomi daerah tentang pegelolaan dan pertanggung-jawaban Keuangan Daerah serta telah diterbitkannya Standar Akuntansi Pemerintah maka telah terjadi pembaharuan didalam manajemen keuangan daerah. Dengan otonomi ini maka daerah diberikan kewenangan yang luas untuk mengurus rumah-tangga nya sendiri tanpa campur tangan dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah mempunyai hak dan kewenangan yang luas untuk menggunakan sumber-sumber keuangan yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang berkembang di daerah. Namun dengan demikian bukan berarti pemerintah daerah dapat menggunakan sumber-sumber daerahnya dengan sewenang-wenang karena hak dan kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah pada hakekatnya adalah merupakan amanah yang harus dipertanggung-jawaban secara akuntabel dan transparan baik kepada masyarakat di daerah maupun pemerintah pusat.

Otonomi daerah yang juga diikuti oleh reformasi dibidang pelaporan keuangan pemerintah kemudian di dukung dengan di tetapkannya undang-undang dibidang keuangan negara, sehingga pemerintah daerah mempunyai landasan hukum yang memadai dan andal untuk melakukan reformasi manajemen keuangan daerah yang selanjutnya dalam tahun 2004 ditetapkan pula Undang-undang No. 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan Undang-undang no 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan pemerintahan pusat dan daerah sebagai pengganti UU No. 22 tahun 1999 dan UU No. 25 tahun 1999.

Peraturan tersebut menyatakan bahwa pemerintah daerah menyampaikan pertanggungjawaban atas pelaporan pengelolaan keuangan daerah dalam bentuk neraca, laporan arus kas, laporan realisasi anggaran dan catatan atas laporan keuanganm yang disusun dan disajikan berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintah.

Maka dengan adanya Standar Akuntansi Pemerintahan tersebut maka laporan pertanggung-jawaban keuangan daerah akan menjadi lebih transparan dan akuntabel kepada publik.

Akuntansi berbasis kas dan berbasis akrual

Saat ini Pemerintah Indonesia dalam pencatatan dan pelaporan pengelolaan keuangan menggunakan akuntansi berbasis kas atau cash basis dan akuntansi berbasis akrual atau accrual basis, yaitu:

Akuntansi berbasis kas atau Cash basis

Basis kas atau Cash Basis yaitu basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar pada tahun anggaran tertentu. Basis kas digunakan untuk pengakuan pendapatan, belanja, transfer, dan pembiayaan. 

1. Pendapatan

2. Belanja

3. Transfer

4. Pembiayaan / Financing   Akuntansi 

Akuntansi Berbasis Akrual atau Accrual Basis

Akuntansi berbasis akrual yaitu basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas di terima atau dibayar. Akrual basis digunakan untuk pengakuan pos-pos asset, kewajiban dan ekuitas dana.

        Prinsip ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku saat ini, baik UU perbendaharaan Indonesia maupun PP 105 tahun 2000. Undang-undang tahun 17/2003, tentang Keuangan Negara pasal 36 ayat (1) juga mengisyaratkan bahwa selama pengukuran pendapatan dan belanja berbasis akrual belum dilaksanakan maka digunakan pengakuan berbasis kas. Masa transisi pengakuan berbasis akrual ini selambat-lambatnya 5 tahun sejak UU ini diberlakukan, artinya pengakuan dan pengukuran pendapatan dan belanja baru dibukukan pada tahun 2008.

Akuntansi berbasis kas memiliki kelebihan yaitu penerapannya yang sederhana dan mudah dipahami. Namun akuntansi berbasis kas ini juga memiliki kelembahan yaitu kurang informatif karena hanya berisikan informasi tentang penerimaan, pengeluaran dan saldo kas, dan tidak memberikan informasi mengenai aset dan kewajiban. Maka dengan minimnya informasi tersebut dapat dirasakan dengan tidak dipertanggungjawabkannya secara baik aset tetap milik pemerintah. Demikian pula minimnya informasi tentang utang pemerintah mempersulit manajemen utang pemerintah termasuk pembayaran cicilan dan bunga.

Sedangkan akuntansi berbasis akrual mempunyai kelebihan yaitu lebih informatif dan mendukung manajemen keuangan. Namun akuntansi berbasis akrual juga memiliki beberapa kendala yakni : adanya pilihan atas berbagai penilaian, pengakuan dan pelaporan atas aset, kewajiban, dan ekuitas. Berbagai pilihan ini akan mengundang tekanan dari berbagai pihak baik penyusun maupun para pengguna laporan keuangan untuk mendapatkan informasi keuangan yang sesuai dengan keinginan masing-masing. Kendala lain dari akuntansi berbasis akrual ini adalah kompleksitas dari sistem pencatatan yang memerlukan dukungan komitmen dari pimpinan dan ketersediaan SDM dan sarana teknologi informasi untuk penerapannya.

Prinsip-prinsip dasar akuntansi pemerintahan

Prinsip-prinsip dasar yang selama ini diterapkan oleh pemerintah daerah dalam menyusun laporan keuangannya dalam bentuk neraca, laporan arus kas, laporan realisasi anggaran dan catatan atas laporan keuangan mengacu kepada undang-undang dan praktik-praktik akuntansi yang berlaku di dunia international seperti GFS (Government Finance Statistic), antara lain :

  1.  
    1. Asas Kas

    2. Asas Bruto

    3. Asas Universitalitas

    4. Nilai Historis

    5. Kebijakan akuntansi

    6. Neraca Daerah menggunakan classified balance sheet

    7. Struktur APBD terdiri dari pendapatan, belanja dan pembiayaan. 

Kesimpulan

Sejalan dengan era reformasi yang terjadi di Indonesia maka perubahan-perubahan pun juga terjadi di pemerintahan khususnya dibidang pelaporan keuangan. Agar pelaporan keuangan dapat memenuhi prinsip tepat waktu, transparan, akuntabilitas dan dapat dibandingkan secara andal serta disusun dengan mengikuti standar akuntansi pemerintahan yang telah di terima oleh umum maka dibentuklah Komite Standar Akuntansi Pemerintahan yang bertugas untuk menyusun dan mengembangkan Standar Akuntansi Pemerintahan termasuk mendukung pelaksanaan penerapan standar tersebut.

Strategi pengembangan SAP yang dilakukan adalah melalui proses transisi dari basis kas menuju akrual yang disebut Cash Toward Accrual. Tentunya perubahan transisi dari basis kas menuju akrual harus dijalankan secara bertahap baik oleh pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah agar reformasi di bidang pelaporan keuangan itu sendiri dapat berjalan seperti yang diharapkan namun tentunya keinginan be-reformasi dibidang pelaporan keuangan pemerintahan ini juga harus didukung dengan komitmen dari pimpinan dan ketersediaan SDM dan sarana teknologi informasi untuk penerapannya tersebut.. Maka dengan adanya Standar Akuntansi Pemerintahan dan juga adanya proses transisi metode pencatatan pelaporan keuangan dari yang semula akuntansi berbasis kas menjadi akuntansi berbasis akrual maka diharapkan laporan pertanggung-jawaban keuangan baik pemerintah pusat maupun daerah akan menjadi lebih transparan dan akuntabel kepada publik..

 

Sumber dan Referensi 

    1. Imam Bastari – Anggota Komite Kerja Standar Akuntansi Pemerintahan; Artikel “Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah dan Standar Akuntansi Pemerintahan Sebagai Wujud Reformasi Manajemen Keuangan Daerah”; 07 Juli 2004.

    2. Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP), Pengantar PSAP dan Kerangka Konseptual, Juni 2005.

    3. Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP), PSAP 01 – Penyajian Laporan Keuangan, Juni 2005.

    4. Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP), Buletin Teknis 02 – Penyusunan Neraca Awal Pemerintah Daerah, September 2005.

    5. Binsar H. Simanjuntak, “Menyongsong Era Baru Akuntansi Pemerintahan di Indonesia”;

 

Paper ini dibuat untuk memenuhi mata kuliah perdana kapita

oleh: Siti Mariyani – Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila

Kalau Anda punya masalah, Berbahagialah !!

 

Kalau Anda punya masalah, Berbahagialah !!

Artikel yang satu ini adalah artikel pertama yang saya baca dan awal perkenalan saya dengan seorang teman dan juga perkenalan saya dengan media blog.

Sebuah artikel yang waktu itu saya baca bertepatan dengan sebuah tanda sayang yang Allah berikan ke saya, yang insyaAllah bisa mengangkat saya ke kelas yang lebih tinggi ^_^

 

Membaca judul di atas mungkin Anda bertanya-tanya, apakah saya tak salah tulis. Anda mungkin berkata, ”Bukankah akan lebih berbahagia kalau kita sama sekali tak punya masalah?” Kalau demikian, Anda salah besar! Dimana ada kehidupan, disitu pasti ada permasalahan. Namun, tahukah Anda bahwa di balik setiap masalah terkandung suatu peluang emas dan kesempatan yang besar untuk maju?
Ada kata-kata bijak dari Norman V Peale yang patut Anda renungkan. Dalam bukunya You Can If You Think You Can, ia mengatakan, ”Apabila Tuhan ingin menghadiahkan sesuatu yang berharga, bagaimanakah Ia memberikannya kepada Anda? Apakah Ia menyampaikan dalam bentuk suatu kiriman yang indah dalam nampan perak? Tidak! Sebaliknya Tuhan membungkusnya dalam suatu masalah yang pelik, lalu melihat dari jauh apakah Anda sanggup membuka bungkusan yang ruwet itu, dan menemukan isinya yang sangat berharga, bagaikan sebutir mutiara yang mahal harganya yang tersembunyi dalam kulit kerang.”
Pernyataan di atas bukan sekedar kata-kata indah untuk menghibur Anda yang sedang kalut menghadapi suatu masalah. Ini adalah perubahan paradigma dan cara berpikir. Keadaan apa pun yang kita hadapi sebenarnya bersifat netral. Kita lah yang memberikan label positif atau negatif terhadapnya. Seperti yang dikatakan filsuf Cina, I Ching, ”Peristiwanya sendiri tidak penting, tapi respon terhadap peristiwa itu adalah segala-galanya.”
Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh. Sayang, lebih banyak orang yang menganggap masalah sebagai sesuatu yang harus dihindari. Mereka tak mampu melihat betapa mahalnya mutiara yang terkandung dalam setiap masalah. Ibarat mendaki gunung, ada orang yang bertipe Quitters. Mereka mundur teratur dan menolak kesempatan yang diberikan oleh gunung.
Ada orang yang bertipe Campers, yang mendaki sampai ketinggian tertentu kemudian mengakhiri pendakiannya dan mencari tempat yang datar dan nyaman untuk berkemah. Mereka hanya mencapai sedikit kesuksesan tapi sudah merasa puas dengan hal itu.
Tipe ketiga adalah Climbers yaitu orang yang seumur hidupnya melakukan pendakian, dan tak pernah membiarkan apapun menghalangi pendakiannya. Orang seperti ini senantiasa melihat hidup ini sebagai ujian dan tantangan. Ia dapat mencapai puncak gunung karena memiliki mentalitas yang jauh lebih tinggi, mengalahkan tingginya gunung. Orang dengan tipe ini benar-benar meyakini apa yang pernah dikatakan Dag Hammarskjold, ”Jangan pernah mengukur tinggi sebuah gunung sebelum Anda mencapai puncaknya. Karena begitu ada di puncak, Anda akan melihat betapa rendahnya gunung itu.”

 

Semua masalah sebenarnya adalah rahmat terselubung bagi kita. Mereka ”berjasa” karena dapat membuat kita lebih baik, lebih arif, lebih bijaksana, dan lebih sabar.

 

Untuk mencapai kesuksesan Anda perlu memiliki adversity quotient, yaitu kecerdasan dan daya tahan yang tinggi untuk menghadapi masalah. Kecerdasan tersebut dimulai dari merubah pola pikir dan paradigma Anda sendiri. Mulai lah melihat semua masalah yang Anda hadapi sebagai peluang, kesempatan, dan rahmat. Anda akan merasa tertantang, namun tetap mampu menjalani hidup yang tenang dan damai.

 

Berbahagialah jika Anda memiliki masalah. Itu artinya Anda sedang hidup dan berkembang. Justru bila Anda tak punya masalah sama sekali, saya sarankan Anda segera berdoa, ”Ya Tuhan. Apakah Kau tak percaya lagi padaku, sehingga Kau tak mempercayakan satu pun kesulitan hidup untuk saya atasi?” Dengan berdoa demikian Anda tak perlu khawatir. Tuhan amat mengetahui kemampuan kita masing-masing. Ia tak akan pernah memberikan suatu beban yang kita tak sanggup memikulnya.

 
Oleh: Arvan Pradiansyah (semoga Allah memuliakan engkau)

Artikel diambil dari: www.surrender2god.wordpress.com

 

Selamatkan Bumi mulai dari dapur mu.

 

  • Aneka jenis tissue diproduksi dari serat kayu dan tidak dapat didaur ulang. Gunakan lap/serbet yang bisa dipakai berulang kali untuk lap piring, serbet makan, lap meja, dll.

  • Kantong teh celup terbuat dari bahan yang sulit hancur. Pilih teh bubuk dan bukan teh celup.

  • Jangan biarkan magic jar menyala selama 24 jam sehari. Segera matikan setelah nasi atau masakan matang. Nyalakan hanya saat ingin memanaskan nasi atau makanan .

  • Minyak goreng dibuat dari kelapa sawit. Keberadaan kebun kelapa sawit telah mengubah wajah hutan alam di Indonesia. Berhematlah menggunakan minyak goreng untuk menyelamatkan hutan kita dan mengurangi emisi..Hutan gambut menyerap emisi karbon lebih besar dari hujan .

  • Pilih sabun atau shampoo berukuran besar, bisa diisi ulang. Selain lebih ekonomis, kita juga bisa mengurangi sampah kemasan .

  • Kulkas yang kosong lebih menghabiskan listrik daripada kulkas yang penuh.

 

Keep To Do Green, To Be Green 

Oprah Winfrey Show : “Deskriminasi Islam”

From: Syatiri, Hidayat [mailto:Hidayat.Syatiri@unilever.com]
Sent: Thursday, April 26, 2007 7:47 AM
Subject: Oprah Winfrey Show : “Deskriminasi Islam”
Importance: High

Assalaamu’alaikum wr. wb.

saya baru saja dibuat terpana dengan salah satu episode /talk show/ paling laris didunia, yaitu “The Oprah Winfrey Show”.

Dalam episode yang ditayangkan siang itu, fokus pembicaraan adalah tentang diskriminasi rasialis terhadap umat Islam. Ceritanya, selama 30 hari penuh,
seorang lelaki dari AS yang apriori terhadap Islam diajak tinggal bersama
sebuah keluarga Muslim dan bahkan disuruh `menyamar’ sebagai seorang Muslim, lengkap dengan janggut dan pakaian gamis panjang seperti yang dipakai oleh orang-orang Arab. Salah satu misinya adalah mengenali kehidupan seorang Muslim yang sebenarnya dan merasakan sendiri bagaimana rasanya menjadi seorang Muslim yang sering menerima diskriminasi oleh orang lain di AS.

Singkat kata, ia merasakan betul bagaimana pahitnya menjadi seorang Muslim
yang dicurigai hanya lantaran janggut dan baju gamis, padahal semua tuduhan
itu sama sekali tanpa bukti. Ia telah berkeliling kota dengan penampilan
seperti itu, dan respon instan yang diberikan orang-orang terhadapnya sangat
menyakitkan. Bahkan sebagian besar warga AS yang diajaknya bicara secara
terang-terangan menolak untuk tidak mendiskriminasikan umat Islam karena
mereka yakin betul bahwa semua Muslim adalah teroris.

Di sisi lain, 30 hari yang dihabiskannya bersama sebuah keluarga Muslim
benar-benar menunjukkan sebaliknya. Ia merasa bahwa keluarga itu sangat
harmonis, dan meskipun banyak kebiasaan yang tidak dipahaminya, namun
iamengakui bahwa banyak masalah bisa terpecahkan dengan ajaran Islam.

Salah satu bagian yang paling menarik adalah ketika lelaki itu duduk dan
mengobrol bersama istri sang tuan rumah berdua di sebuah ruangan.
Kemudian sang tuan rumah datang dan mengatakan bahwa dalam Islam dijelaskan
bahwa ketika dua orang lawan jenis yang bukan muhrim dan bukan suami istri
berada dalam satu ruangan, maka akan ada pihak ketiga bersama mereka, yaitu
syetan. Hal pertama yang dipikirkan oleh sang lelaki non-Muslim tersebut
adalah bahwa prinsip ini benar-benar gila.

Tapi di hadapan Oprah dan semua penonton di studio saat itu, akhirnya ia
mengakui bahwa prinsip hubungan antar lawan jenis dalam Islam seperti
demikian itu sepertinya benar-benar bisa mengakhiri banyak masalah yang
terjadi dalam pergaulan di AS yang serba bebas. Pencabulan, perzinaan,
penyimpangan seksual, perselingkuhan, sampai penyebaran HIV / AIDS pun bisa
dicegah dengan cara ini, lebih efektif daripada cara apa pun.

…dan saya pun terpana dengan mulut terbuka lebar mendengar pengakuannya.

Saya tidak pernah menyangka seorang non-Muslim akan dengan begitu beraninya
mengakui kebenaran Islam di hadapan begitu banyak kamera televisi. Dan
walaupun saya mengakui keberanian Oprah dalam mengangkat tema-tema yang
kontroversial, saya tetap terpana melihat bagaimana ia berani menggiring
acara /talk show/ tersebut dengan cara yang amat objektif.

Oprah telah membuka jalan bagi syiar Islam, yaitu dengan membuktikan bahwa
keteladanan akan menghancurkan semua asumsi yang salah. Kalau mereka tidak
mau percaya pada kata-kata, maka buktikanlah dengan perbuatan! Buktikanlah
bahwa umat Islam bukan teroris!

Dan kita memang mampu memberikan solusi, asalkan kita terus berpegang pada
Al-Qur’an dan Al-Hadits. Tidak ada petunjuk yang lebih jernih daripada
keduanya. Sesungguhnya kebenaran adalah kebenaran. Tidak peduli ras mana
pun, bangsa apa pun, atau bagaimana pun keadaannya, kebenaran akan selalu
diterima sebagai kebenaran. Kalau mereka menolak, mungkin karena mereka
belum melihat buktinya.

Tugas kita sekarang adalah memberi pembuktian!

wassalaamu’alaikum wr. wb. 

 

 

 

Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi.

 

 

Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. “Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa,” kata Drs.Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia .

Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof. Dr .Chris K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris , Australia , Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi diPekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut.
“Sebelum menjalani kemoterapi,dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,”jelas Patoppoi.

Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. “Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysiauntuk membeli
teh tersebut,” ujar Patoppoi yang juga ahli biologi.

Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia , secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. “Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ,” kenang Patoppoi sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu.

Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata,
mereka menemukan tanaman itu di sana . Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu. Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. “Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat,” lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut..

Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai,” kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu.

Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. “Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,” lanjut Boni.

Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. “Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta ,” kata Patoppoi. Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. “Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,” lanjut Patoppoi.

Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan
pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali.”Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif,” sambung Boni sambil tertawa.

Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untukmenginformasik an bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia. Kemudian Dr . Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,” sambung Patoppoi.
Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia. Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos,Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut.
“Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,” ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari,bisa sekitar 30 telepon yang masuk. “Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini,” lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo.

Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos.
Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.

Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang , Malaysia . Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia , Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia.
Ternyata saat Patoppoi mendapat buku “Cancer, Yet They Live” edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya . Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia , yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di:

Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta , telp. 021-4894745,
dan di Buduran, Sidoarjo.

Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. “Dosis yang diperlukan
tergantung penyakit yang diderita,” kata Boni.

Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. “Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan.
Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia , sekitar 40-60 Ringgit Malaysia,” lanjut Boni. “Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran. ” tambahnya.

Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Adadua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabayaini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi.

Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai “ter-kun” atau dokter-dukun. “Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern,” kata dokter tersebut.

Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya , yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. “Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi,” sambung Boni sambil tertawa.

Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan.

Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum,  liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis.

Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan.

Bagi teman-teman yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan dengan artikel “Obat Kanker” bisa menghubungi perwakilan lembaga sosial

Cancer Care Indonesia ” beralamat di Jl. Kayu Putih 4 no.5 Jakarta ,
telp : 021-4894745_ ,_.___

 

 

Evaluasilah diri Anda.

 

ika anda mengalami kesusahan, kesulitan dan kesedihan, ketahuilah bahwa semuanya itu merupakan penghapus bagi semua dosa anda.

 Jika anda kehilangan salah seorang diantara anak-anak anda, ketahuilah bahwa anak anda akan menjadi pembela anda kelak dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Jika anda tertimpa gangguan atau sakit pada fisik anda, ketahuilah bahwa sesunguhnya di balik itu tekandung pahala bagi anda yang dipelihara di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Begitu pula jika anda mengalami rasa lapar, sakit dan kefakiran, semua itu mengandung pahala bagi anda di sisi Allah SWT.

Tiada sesuatu pun yang hilang sia-sia di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Allah SWT memelihara semuanya itu di sisi-Nya sebagaimana Dia memelihara barang titipan bagi pemiliknya.

Dia pasti akan menyerahkan kembali kepada pemiliknya kelak pada hari akhirat.

sumber: buku ” Jadilah Wanita Yang Paling Bahagia” (hal 50), DR.Aidh Bin Abdullah Al-Qarni

 

Prakata For My 2nd Blog

 

 

 

This is My Second Blog with the name is “Tunjuk 1 bintang”… a beatiful name isn’t is?

 

Yeeaaahhh…akhirnya jadi juga gue buat blog gue yang kedua.

Harapannya sih ga muluk-muluk. Pengennya blog yang kedua ini bisa lebih sering gue isi, lebih rapi dan lebih berbobot isi blog-nya.

Entah ada atau tidaknya orang lain yang berkunjung ke Blog ini tapi setidaknya blog ini bisa menjadi media pendistribusian dari pemikiran-pemikiran gue, perasaan-perasaan gue, pengalaman gue dan juga pengalaman orang lain atau tulisan yang bermanfaat yang ditulis oleh orang lain.

Ok, Welcome To The Blog World….